Dibawah ini cerita yg baru saya dapatkan dari KH. Ahmad Ghozali -نفعنا الله به وبعلومه في دارين امين - lan-bulan sampang dalam al-Jauhar al-Faridnya Beliau, vol 28-29.
SYEIKH ABDUL QODIR AL JAILANI DIBALIK SIKAP KEJUJURANNYA
Beliau Syeikh bercerita : Perkembangan dalam diriku bermula dari sebuah kejujuran, bermula disaat aku hendak menempuh perjalanan menuntut ilmu dari Makkah menuju kota Baghdad Ibuku memberi bekal 40 dinar sembari berpesan agar bersikap jujur.
Disaat perjalananku tiba di daerah hamdzan, tiba2 sekawanan perampok datang menghampiriku dan mengambil semua apa yg aku bawa kemudian salah satu dari mereka menanyai apa isi dari yg aku bawa? Dengan jujur aku jawab "uang 40 dinar" dia mengira aku bercanda atas jawabku tadi lalu menjauh dariku, tdk percaya dgn jawabanku kawan yg lainnyapun turut mengintimidasiku dgn pertanyaan yg sama dan masihku jawab dgn jawaban yg sama pula. Kemudian aku dibawa menghadap pimpinan dari kawanan perampok tadi, lantas si pimpinannya tadi menanyakan prihal sikap jujur yg melatar belakangiku? Saat itu aku jawab "sebelum aku menempuh perjalanan ini Ibuku berpesan agar bersikap jujur, maka itu aku takut melanggar dan menghianati janjiku kpd Ibuku"
Mendengarkan jawabanku tadi tiba-tiba pimpinan dari perampok tdi bergetar ketakutan dan berteriak sembari menarik bajunya hingga sobek, dalam keadaan ketakutan dia berucap " kamu jujur krn takut menghianati pesan Ibumu, sementara aku bahkan tidak merasa gentar menghianati janjiku kepada Tuhan!!!"
Setelah itu si pimpinan penjahat tadi menyuruh anak buahnya utk mengembalikan apa yg tadi sudah mereka sita dari tanganku dan berkata "saya bertaubat kepada Allah dihadapanmu"
kemudian anak buah disampingnya juga berucap " anda pemimpin kami sebagai kawanan perampok dan sekarang anda pulalah pemimpin kami dalam bertaubat"
lalu sekawanan perampok tadi bertaubat bersama.
SubhanAllah.
0 Response to "SYEIKH ABDUL QODIR AL JAILANI DIBALIK SIKAP KEJUJURANNYA"
Post a Comment