assalamu'alaikum wr.wb
1.AFGANISTHAN BELAJAR TOLERAN DARI INDONESIA
Beberapa waktu yang lalu Sebelum pertemuannya dengan Presiden Mamnoon Hussein, Presiden Indonesia Joko Widodo dalam sebuah pertemuan dengan anggota parlemen Pakistan, menekankan pada pentingnya stabilitas keamanan politik untuk pembangunan ekonomi di wilayah tersebut, dan mengatakan bahwa konflik dan perang tidak menguntungkan siapa pun. Masyarakat, terutama wanita dan anak-anak, menjadi korban dalam kehancuran akibat peperangan dan konflik.
Dalam menekankan solusi damai untuk perang di Afghanistan, Jokowi membahas konflik panjang di negara asalnya, misalnya konflik di wilayah Aceh di Indonesia yang berlangsung selama lebih dari 30 tahun. Namun hanya solusi militer saja, gagal untuk menyelesaikan masalah di Aceh.
Walau pemerintah Afghanistan belum memberi tanggapan secara resmi atas usulan ini, namun beberapa kali sebelumnya, sebuah delegasi HPC (Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan) senior yang dipimpin oleh Karim Khalili, melakukan perjalanan ke Indonesia untuk melibatkan Indonesia dalam proses perdamaiannya, dan meminta dukungan dari ulama agama di negara tersebut untuk membantu upaya perdamaian dan mengakhiri konflik di Afghanista
Indonesia dengan populasi lebih dari 260 juta jiwa dan lebih dari 90 persennya adalah Muslim, adalah salah satu negara dengan populasi Muslim yang paling padat penduduknya, dan telah berhasil dalam hal menjauhkan diri untuk terlibat dalam konflik ekstremisme dan sektarian, dan pemerintahnya telah menunjukkan kepintarannya untuk mengubah negara ini menjadi salah satu negara dengan perekonomian yang tumbuh pesat di Asia Tenggara.
2.INDONESIA UNTUK MIYANMAR
Sejumlah warga Rakhine dan tokoh muslim Myanmar berkunjung ke Indonesia untuk belajar mengatasi konflik komunal. Komunitas warga Rakhine dan muslim Myanmar tersebut berada di Indonesia untuk belajar mengenai kebhinekaan sejak 20-27 Februari.
"Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para pemimpin masyarakat Myanmar melihat keberagaman kehidupan beragama dan etnis di Indonesia," demikian keterangan Kemlu RI yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (22/2).
Rombongan delegasi Myanmar yang terdiri atas 10 pemuka masyarakat tersebut juga menemui Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, kelompok usia dan profesi. Lima di antaranya berasal dari Rakhine, lima lagi mewakili umat muslim di Myanmar.
Selain belajar keberagaman, delegasi Myanmar juga ingin belajar dari Indonesia pengalaman menangani konflik internal atau konflik etnis secara inklusif tanpa kekerasan. Selain ke Jakarta, rombongan juga akan berkunjung ke Ambon.
Indonesia juga menyelenggarakan Interfaith-Dialogue atau dialog antar agama dengan Myanmar untuk pertama kalinya pada 2017. Interfaith Dialogue ditujukan juga untuk bertukar pengalaman bagaimana di negara majemuk seperti Indonesia, harmoni masyarakat dapat tetap terpelihara
3.MUSLIM INDONESIA UNTUK PALESTINA
Indonesia memiliki dua pillihan, apakah akan pasif atau aktif –do nothing or do something. Indonesia chooses to do something– Indonesia tidak akan mundur dalam membantu perjuangan kemerdekaan Palestina. Paling tidak ada alasan mengapa Indonesia menjadi salah satu negara yang paling terdepan memperjuangkan misi pembebasan Al-Quds atau Baitul Maqdis.
Ini sekaligus menjadi alasan mengapa penting bagi generasi milenial Indonesia untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengawal misi ini.
Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan Palestina adalah negeri para Nabi dan Rasul yang menjadi kiblat pertama ummat Islam. Allah Shubhanahu wa Ta’ala berfirman;
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلاً مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُ
“Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada waktu malam dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha yang diberkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan tanda-tanda kekuasaan Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.“ (QS. Al-Israa’: 1).
Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi wa Salam bersabda, “Janganlah kalian menempuh perjalan jauh kecuali menuju ke tiga Masjid, yaitu Masjid Al-Haram (di Makkah), dan Masjidku (Masjid An-Nabawi di Madinah), dan Masjid Al-Aqsha (di Palestina).” (HR. Bukhari dan Muslim
begitulah peranan penting CIRI DAN CARA MUSLIM INDONESIA UNTUK DUNIA.
Saudara saudariku yang di rahmati Allah Semoga kita senantiasa istiqomah dengan apa yang ulama kita terdahulu ajarkan betapa pentingnya menjaga ukhuwah islam.Jadikan islam di masa kini lebih indah dari sebelumnya.jaga ke istimewaan muslim indonesia di mata dunia
Semoga apa yang saya tulis bermanfaat .




0 Response to "Ciri Dan Cara Muslim indonesia Untuk Dunia"
Post a Comment