Bacalah Wahai Pemuda: Pernyataan Sayyidina 'Umar Mengenai Jumlah Mas Kawin...!


Bacalah Wahai Pemuda: Pernyataan Sayyidina "umar Mengenai Jumlah Mas Kawin...!


أحق الناس أن يتبع من علم الحق وعمل به (*)  

Manusia terbaik menurut kesepakatan ulama yang mu^tabar setelah para Nabi dan setelah Abu Bakar Ash Shiddïq adalah ^Umar bin Al Khotthöb; salah satu shohabat Nabi yang berkapasitas sebagai mujtahid. Suatu ketika pernah berpidato di atas mimbar. Setelah memuji Tuhan nya, ia berkata. 

" Ingat lah....!!"
Jangan lah sekali-kali kalian melampaui batas [berlebihan] dalam memberi mas kawin. Karena kita [para shohabat Nabi] tidak pernah mendengar berita dari shohabat yang lain bahwa mereka memberi mahar yang lebih banyak dari mas kawin yang diberikan RosüluLöh pada istri nya. Jika kalian berlebihan, maka mas kawin yang tidak lumrah itu akan saya tarik kelebihan nya untuk Baitul Mal -- untuk kemaslahatan umum--. 

Sejurus kemudian beliau turun. Arahan kholifah yang singkat, padat dan lugas. Namun tak lama  berselang datang lah seorang perempuan dari Quraisy. 
" Wahai Pemimpin orang Mukmin. Apakah Kitab ALlöh yang lebih berhak kami ikuti atau kah ucapan mu?"

Spontan beliau menjawab, 
" Tentu Al Quran lah yang lebih berhak dikuti." 
" Apa yang kamu maksudkan?" 

" Panjenengan baru saja melarang untuk memberi mahar yang lebih banyak dari mas kawin RosüluLöh. Padahal ALlöh ta^älä berfirman, 
وءاتيتم إحداهن قنطارا فلا تأخذوا منه شيئا {٢٠} سورة النساء 

Yang artinya:

" Dan kalian telah memberikan pada salah satu wanita HARTA YANG BANYAK sebagai mas kawin.........." 

Tak canggung, tidak malu, tidak gengsi, ^Umar ngendiko,

كل أحد أفقه من عمر 

" Setiap orang lebih paham agama daripada ^Umar." 

Ucapan itu dilontarkan ^Umar dan di ulang-ulang dua tiga kali. 

Beliau kembali naik ke atas mimbar.

"Hadirin sekalian, aku telah melarang kalian memberi mahar lebih dari mahar RosüluLöh. Ketahui lah ---aku cabut pernyatan ku--. Dan sekarang lakukan lah apa yang maslahat bagi kalian. --Aku tidak membatasi. Selama tidak bertentangan dengan syariat--." 

(*) Yang paling berhak dikuti adalah mereka yang mengetahui dan mengamalkan kebenaran. 

اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه بسيدنا محمد العلي القدر العظيم الجاه

SubhanAllah Wal Hamdulillah. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bacalah Wahai Pemuda: Pernyataan Sayyidina 'Umar Mengenai Jumlah Mas Kawin...!"

Post a Comment